One day we'll just be a memory for some people, do your best to be a good one

Kalender dan Pasaran

اَللّٰهُمَّ لَا سَهْلَ اِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَاَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ اِذَا شِئْتَ سَهْلًا

"Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah."

(HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya 3: 255)

⚠️ Catatan Penting: Perhitungan weton, primbon, dan ramalan jodoh adalah bagian dari budaya Jawa tradisional. Dalam Islam, kecocokan pasangan ditentukan oleh kesamaan akidah, akhlak, dan komitmen dalam agama. Gunakan fitur ini hanya untuk pengetahuan budaya, bukan sebagai pedoman utama dalam memilih pasangan.
📖 Perspektif Islam: Rasulullah ﷺ bersabda: "Wanita dinikahi karena empat hal: hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah yang beragama, niscaya kamu beruntung." (HR. Bukhari & Muslim)
Ahad Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu

Kalender Tahun

Detail Lengkap Tanggal Terpilih

Kriteria Perhitungan Kalender

  • Hijriyah Qomariyah: Metode Irsyadul Murid dengan markas Jepara (Bujur 110° 40' BT, Lintang -6° 36' LS, Time Zone +7). Kriteria awal bulan berdasarkan ketinggian hilal ≥2° derajat.
  • Hijriyah Syamsiyah: Metode Syeikh Yasin Al-Padangi, dengan patokan awal tahun berdasarkan pembangunan Masjid Quba'.
  • Kalender Masehi: Kriteria Gregorian.
  • Kalender Jawa & Pasaran: Kriteria Asapon, perhitungan Neptu, Weton, dan Windu.
  • Waktu Sholat: Metode Kementerian Agama RI dengan kriteria: Subuh (-20°), Ashar (metode Syafi'i dengan bayangan = panjang objek + tan|lat-dec|), Isya (-18°), lokasi Jepara dengan koreksi ketinggian dan refraksi.
  • Pranotomongso: Sistem musim tradisional Jawa berdasarkan posisi matahari dan peredaran bintang, terbagi dalam 12 mangsa.
  • Astronomi: Posisi matahari (zodiak tropis), fase bulan, dan musim berdasarkan perhitungan astronomis.